Langsung ke konten utama

Tata Gerak umat dalam Perayaan Ekaristi

REKOLEKSI TATA PERAYAAN EKARISTI


REKOLEKSI TATA PERAYAAN EKARISTI

LAMPUNG TENGAH – Salah satu cara gereja Katolik menjaga iman generasi muda melalui kegiatan pertemuan pendalaman iman.

Kegiatan rekoleksi salah satunya digelar sebagai cara melatih hidup rohani untuk menuju ke arah lebih baik.

Rekoleksi memiliki makna perenungan dalam waktu pendek. Rekoleksi yang digelar di stasi Santa Maria Simpang Agung salah satunya untuk persiapan penerimaan komuni pertama, dan pendalaman iman untuk seluruh umat distasi kami.


Memasuki usia yang dianggap cukup untuk memahami makna komuni dalam gereja Katolik, sebanyak 12 anak usia SD hingga SMP memaknai komuni yang akan diterima.


Rm. Antonius Suhendri (depan) memberikan materi rekoleksi pendalaman tata perayaan ekaristi kepada seluruh umat.

Didampingi oleh suster juga memberikan materi kepada calon penerima komuni pertama.


“Dasar-dasar iman Katolik terkait Allah yang diimani sebagai Tritunggal Maha Kudus menjadi bagian wajib untuk anak-anak setelah dibaptis, menerima komuni dan sejumlah sakramen dalam gereja Katolik,” terang romo di sela sela rekoleksi, Jumat (01/04/2021)


Makna penerimaan komuni sebagai bagian iman penting Katolik yang meyakini pengorbanan Yesus Kristus dalam Ekaristi menjadi materi rekoleksi yang cukup penting.

Selain pendalaman iman anak, rekoleksi juga diisi dengan tata cara untuk hidup menggereja yang benar. Sejumlah sakramen atau tanda serta sarana keselamatan juga menjadi materi yang disampaikan kepada umat.


Meski rekoleksi digelar dalam waktu singkat namun penyegaran dasar iman Katolik menjadikan para orangtua memiliki semangat untuk mendidik anak dalam iman Katolik.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Gerak umat dalam Perayaan Ekaristi

Tata Gerak umat dalam Perayaan Ekaristi TATA PERAYAAN EKARISTI STASI SANTA MARIA SIMPANG AGUNG BUKU UMAT STASI SANTA MARIA SIMPANG AGUNG PAROKI SANTA LIDUINA BANDARJAYA E-mail: TATA PERAYAAN EKARISTI Perarakan Masuk Para imam,bersama dengan petugas lainnya berarak menuju altar bergabung dengan umat yang telah berimpun. Urutan perarakan adalah : misdinar pembawa lilin, kemudian disusul dengan para petugas liturgi, dan imam pemimpin perayaan liturgi pada perayaan itu. Selama perarakan dapat diiringi dengan tarian atau dengan lagu yang sesuai. Sesampai di depan altar, petugas liturgi menyatakan kehadiran Allah yaitu memberi hormat dengan membungkuk atau bersujud lalu mengambil tempat di depan, di belakang altar sesuai dengan fungsi dan perannya.  1. TANDA SALIB  *umat berdiri I : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. U : Amin.     2. SALAM  *umat berdiri I : Tuhan bersamamu U : Dan bersama roh-mu. Atau I : Tuhan sertamu.. U : Dan sertamu juga. 3. PENGA...

DOA SYAHADAT IMAN

SYAHADAT IMAN Aku percaya akan Allah, Bapa yang maha kuasa, pencipta langit dan bumi. Dan akan Yesus Kristus, PuteraNya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria. Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan wafat dan dimakamkan. Yang turun ketempat penantian, pada hari ketiga bangkit diantara orang mati. Yang naik ke surga, duduk disebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa. Dari situ ia akan datang mengadili orang hidup dan mati. Aku percaya akan Roh Kudus, gereja Katolik yang Kudus. Persekutuan para Kudus, Pengampunan dosa, Kebangkitan Badan, Kehidupan Kekal. Amin.

Doa Malaikat Tuhan

Doa Malaikat Tuhan Maria diberi kabar oleh malaikat Tuhan, bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus. Salam Maria.. Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu. Salam Maria.. Sabda sudah menjadi daging dan tinggal diantara kita. Salam Maria.. Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah, supaya kami dapat menikmati janji Kristus. Marilah berdoa.(hening) Ya Allah, karena kabar malaikat kami mengetahui bahwa Yesus Kristus Putera Mu menjadi manusia; curahkanlah rahmatMu kedalam hati kami, supaya karena sengsara dan salibNya, kami dibawa kebangkitan yang mulia. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami (Amin) Doa ini dibawakan pada pagi (pukul 06.00) Siang (pukul 12.00) dan petang (pukul 18.00)